Story

Ibu Baru

Apa yang Anda bayangkan saat menjadi orang tua dan memiliki anak untuk pertama kalinya?

Semua yang kita bayangkan sepertinya tidak bisa mewakili seperti apa rasanya menjadi orang tua yang sesungguhnya. Senang, sedih, susah, sulit, bahagia, segala rasa akan kita alami saat memulai dunia baru menjadi orang tua.

Bahkan saat pertama hamil pun, rasanya sudah berjuta rasa ya kan?

pixabay.com

Kehamilan pertama saya selang 3 bulan setelah saya menikah. Bahkan di waktu yang terhitung singkat, rasanya seperti lamaaa sekalii ingin buru-buru hamil. Setiap bulan testpack padahal masih telat beberapa hari, saat ternyata hasilnya negatif, langsung sedih lhah, melow, khawatir dll. Maklum pengalaman pertama, heboh-nya masih lebay 😆😆

Saat akhirnya hasil yang ditunggu-tunggu datang, bahagianya benar-benar luar biasa. Karena ini kehamilan pertama saya, pengalaman dan pengetahuan juga masih minim, ajaibnya itu justru membuat saya bisa menikmati kehamilan tanpa beban perasaan apapun. Tanpa khawatir, tanpa perasaan was-was, seperti bocah polos lhah intinya. Alhamdulillah semua berjalan lancar, kehamilan yang rewelnya juga biasa saja, sekedar mual muntah pada umumnya. Saya juga tidak terlalu ngidam makanan tertentu, intinya tidak rewel lhah kehamilan saya yang pertama.

Pun tiba saatnya proses persalinan. Sedikit ada kendala karena bayi belum turun maksimal ke bawah, dan kontraksi hilang di bukaan keenam, akhirnya saya diinduksi. Rasanya aduhaii nikmatnya, syukur Alhamdulillah anak pertama saya lahir dengan lancar melalui proses persalinan normal.

Meski rasa kontraksi itu luarrr biasa, ajaibnya begitu bayi lahir ke dunia, hilang dengan tuntas segala rasa sakit itu. Benar-benar sampai sekarang saya masih amazing kalau membayangkan hal itu. Sesaat setelah melahirkan pun saya sudah senyam senyum membalas semua bbm (iya zaman anak pertama saya, instant messaging yang ngehits masih BBM).

pixabay.com

Kehamilan kedua saya sempat mengalami miscarriage, begitu juga dengan kehamilan ketiga. Sempat memutuskan untuk rehat sejenak dari program hamil karena trauma dan perasaan sedih saya yang bagaimana mendeskripsikannya ya. Serasa dunia saya telah runtuh, tetapi saya harus tetap bangkit demi suami dan putri saya.

Dari pengalaman itu saya benar-benar banyak belajar untuk lebih bersyukur, lebih bersabar dan menikmati segala hal yang telah dianugerahkan kepada kami.

Alhamdulillah selang 3 bulan tanpa direncanakan, Alloh SWT mempercayakan kepada kami untuk memiliki buah hati kami yang kedua. Sungguh rencana Tuhan lebih indah dari pada rencana makhluk-Nya.

Kalau dulu anak pertama saya masih bekerja kantoran, anak kedua ini saya sudah full menjadi stay at home mom, jadi semuanya terasa baru lagi bagi saya. Mulai dari memandikan bayi, menidurkan dan semuanya 24 jam full saya lakukan sendiri, sungguh pengalaman yang luar biasa.

Menjadi orang tua sungguh suatu hal yang tiada habis jika dibahas satu per satu.

Pernahkah Anda merasa gagal menjadi orang tua yang baik? saya sering sekali merasa seperti itu. Putri pertama saya yang sekarang berumur 6,5 tahun bahkan masih sering salah dalam merangkai kalimat bahasa indonesia karena pola asuh saya yang salah. Iya, di zaman sekarang anak lebih sering terpapar gadget, begitu juga putri saya. Belum lagi kami menggunakan bahasa campuran, bahasa indonesia dan jawa. Jawa pun ada campuran Jawa ngoko dan kromo. Sedangkan lagu anak yang dia sukai kebanyakan berbahasa inggris, mungkin karena animasinya lebih bagus dan lebih menarik. Sehingga saat ini anak saya suka campur aduk bahasanya 😣😣

Sekarang saya sering buat aturan, jika ingin menonton tayangan kartun, pilih yang bahasa indonesia. Karena saya ingin anak saya juga mudah berkomunikasi dengan teman sebayanya yang semuanya pastinya menggunakan bahasa indonesia campur campur jawa hehe. Untuk bahasa inggris saya yakin, akan mudah dipelajari saat tiba waktunya nanti.

Anak kedua sebenarnya saya lebih santai, tidak terlalu ketat seperti anak pertama. Seperti contoh makanan mpasi, dulu was was banget takut ngasih gula garam, atau makanan-makanan semacam krupuk dll. Sekarang tidak terlalu parno, aturan sedikit longgar lah, biar anak tidak terlalu ringkih. Yang penting tidak berlebihan.

Saya juga masih perlu belajar banyak hal untuk menjadi orang tua yang baik. Yang pasti saya yakin setiap orang tua pasti ingin yang terbaik bagi anaknya. Jadi apa pengalaman Anda yang paling tidak terlupakan saat belajar menjadi orang tua yang baik? Silahkan berbagi cerita Anda di kolom komentar 😊😊

Story

Berburu Flash Sale

Apakah Anda termasuk orang yang gemar berbelanja? ataukah termasuk belanja musiman seperti saya 😁😁

Bagi kebanyakan wanita berbelanja termasuk kegiatan yang amat sangat menyenangkan. Bagaimana tidak, bahkan berbelanja di tukang sayur saja sudah bikin happy bagi saya haha, apalagi di masa pandemi gini yang kegiatan di luar amat sangat dibatasi.

Continue reading “Berburu Flash Sale”
Tips

Skala Prioritas

Pernahkah Anda merasa tiba-tiba banyak sekali hal yang harus dikerjakan dan membuat Anda semakin bingung mana yang seharusnya dikerjakan terlebih dahulu?

Ya benar, itulah yang sedang saya rasakan akhir-akhir ini. Mendadak satu per satu persoalan muncul dan makin lama serasa menumpuk. Dan di saat itu pula saya merasa tidak ada tenaga dan semangat untuk menyelesaikannya.

Continue reading “Skala Prioritas”
Story

Berdamai dengan Pandemi

Tak terasa sudah di penghujung tahun 2020, sebenarnya kata “tak terasa” ini ya kurang tepat sih, karena sesungguhnya amat sangat terasa kan ya bagi hampir seluruh umat manusia di dunia. Bagaimana tidak, kita telah bergelut dengan pandemi selama 1 tahun penuh, dengan segala aktivitas yang dibatasi, penyesuaian diri, pengendalian diri, dan perasaan-perasaan khawatir, yang kadang sampai berlebihan.

Continue reading “Berdamai dengan Pandemi”
Culinary

Joika Japanese Cheessecake

Apakah Anda termasuk orang yang suka makan makanan manis seperti kue, puding dan sebagainya?

Saya termasuk salah satu orang yang suka makanan manis, terlebih cake dan sejenisnya. Saya suka melihat tampilan kue-kue yang cantik dan menggugah selera. Bahkan kadang merasa sayang untuk dimakan karena akan menghancurkan keindahannya 😅😅

Continue reading “Joika Japanese Cheessecake”
Gardening

Menyiram Hati Tentram

pic: istock

Jadi di masa pandemi ini telah terjadi fenomena melejitnya daun-daunan kembali seperti dulu pernah terjadi. Kalau dulu yang sedang naik daun adalah gelombang cinta, sekarang yang sedamg nge-hits adalah tanaman monsterra atau janda bolong. Yapp sama-sama dedaunan yang diunggulkan, maksudnya bukan bunganya gitu yang dinikmati.

Continue reading “Menyiram Hati Tentram”
Story

Selamat Hari Ibu

pic from: sayangianak.com

Tepat hari ini tanggal 22 Desember, hampir semua status wa teman-teman saya memajang ucapan hari ibu. Sepertinya di facebook pun begitu tetapi saya jarang membuka facebook sih 😄

Suatu hari ibu saya pernah mengomel karena kakak saya terlambat pulang ke rumah tanpa ada kabar sama sekali, saat beliau sudah heboh akhirnya kakak saya yang lain mencoba menenangkan, tetapi ibu saya yang udah terlanjur cemas menjawab “pancen urung tau ngrasakne dewe nduwe anak” kalo ditranslate “memang kamu belum merasakan punya anak sendiri”. Saya yang saat itu belum berkeluarga pun hanya terdiam dan menganggap santai kakak saya yang belum pulang, soalnya cowok.

Continue reading “Selamat Hari Ibu”